KBBI VIFlag of Indonesiav6.1.0 · Kamus Besar Bahasa Indonesia
[ / ] Tekan untuk cari · 194.000+ Entri
INDEKS ISTILAH BIDANG ILMU: AGAMA ISLAM [Kode: ISL] (400 entri ditemukan)

JELAJAHI BIDANG ILMU LAINNYA

DAFTAR LEMA BIDANG AGAMA ISLAM (400 ENTRI)

AL-MUTAKABBIRAl-Mu·ta·kab·bir
[Nomina / Kata Benda]Yang Maha Megah; Yang memiliki segala kebesaran (tentang sifat Allah Swt.)
AL-QADIRAl-Qa·dir
[Nomina / Kata Benda]Yang Maha Kuasa (tentang sifat Allah Swt.)
AL-QADRAl-Qadr
[Nomina / Kata Benda]surah ke-97 dalam Al-Qur'an
AL-QALAMAl-Qa·lam
[Nomina / Kata Benda]surah ke-68 dalam Al-Qur'an
AL-QAMARAl-Qa·mar
[Nomina / Kata Benda]surah ke-55 dalam Al-Qur'an:
AL-QASASAl-Qa·sas
[Nomina / Kata Benda]surah ke-28 dalam Al-Qur'an
AL-QAWIAl-Qa·wi
[Nomina / Kata Benda]Yang Maha Kuat (tentang sifat Allah Swt.)
AL-QAYYUMAl-Qay·yum
[Nomina / Kata Benda]Yang Maha Berdiri Sendiri; Yang Maha Mandiri dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya (tentang sifat Allah Swt.)
AL-QIYAMAHAl-Qi·ya·mah
[Nomina / Kata Benda]surah ke-75 dalam Al-Qur'an
AL-QUR'ANAl-Qur·'an
1.bentuk tidak baku: al-quran; alqur'an; alquran; al-qu'ran; kuran
2.[Nomina / Kata Benda]kitab suci umat Islam yang berisi firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. dengan perantaraan malaikat Jibril untuk dibaca, dipahami, dan diamalkan sebagai petunjuk atau pedoman hidup bagi umat manusia
ALAESTESIAa·la·es·te·si·a
[Nomina / Kata Benda]gangguan pada tubuh yang ditunjukkan dengan adanya stimulasi taktil pada bagian tubuh tertentu yang rasa sakitnya dirasakan bagian tubuh lain
ALAHANa·lah·an
1.alah
2.[Nomina / Kata Benda]yang sudah dikalahkan
3.[Nomina / Kata Benda]yang selalu kalah
4.[Nomina / Kata Benda]kerugian yang diderita (dalam perjudian dan sebagainya) alah
ALAIa·lai
1.[Nomina / Kata Benda]kedaung
2.[Nomina / Kata Benda]gerakan dalam silat berupa kuda-kuda silang belakang untuk melakukan tendangan samping
ALAKRIMAa·lak·ri·ma
[Adjektiva / Kata Sifat]kurang atau tidak mempunyai sekresi air mata
ALALAa·la·la
[Nomina / Kata Benda]susunan kayu yang dipasang menyerupai para-para di antara ranting pohon cengkih, berfungsi sebagai tempat duduk atau pijakan ketika memetik cengkih